Pentingkah Bermain Sebagai Metoda Belajar Untuk Anak Disekolah?

JanganTanya.com - Media Untuk Semua, Seringkali  kita mendengar pertanyaan orang tua ketika melihat anak-anak di usia dini sudah sekolah “ emangnya nggak bosen tuh... kecil-kecil sudah sekolah ?
Sebetulnya pertanyaan dan kekhawatiran  tersebut bisa menjadi benar atau bisa menjadi terbantahkan. Anak akan bosan bila sekolah di usia dini bila pendekatan dan metoda belajar yang digunakan tidak sesuai dengan tahap perkembangannya. Namun bila metoda belajar yang digunakan sesuai dengan tahap perkembangan anak maka pertanyaan  dan kekhawatiran tadi menjadi terbantahkan.
Q.S. An Nisa (3:9) :Dan hendaklah takut kepada Allah orang – orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka  anak – anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap         ( kesejahteraan ) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mengucapkan perkataan yang benar.”

Tahap perkembangan manusia ada dua jenis yaitu tahap perkembangan kronologis yaitu perkembngan yang mengikuti tahap usia, usia bertambah, maka kemampuan bertambah. dan tahap perkembangan biologis yaitu perkembangan sel dalam otak yang akan mempengaruhi semua kerja tubuh..
Dengan melihat ayat Al Quran di atas maka wajib bagi setiap orang tua untuk mendidik anak agar tidak menjadi anak-anak yang lemah, namun terkadang karena keterbatasan pengetahuan dan waktu sehingga membuat orangtua menitipkan pengasuhan anak pada lembaga sekolah usia dini. Dan menjadi tugas penting bagi orang tua agar dapat memilih sekolah yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir anak secara maksimal
Belajar bagi anak usia dini  adalah membangun knowledge melalui panca inderanya yaitu:  perdengaran, penglihatan, perabaan, penghiduan, pengecapan
Seorang ahli pendidikan dari Swiss  Jean Piaget menyatakan bahwa : Anak – anak hendaknya dapat melakukan percobaan sendiri. Guru tentunya dapat mengarahkan mereka dengan menyediakan alat – alat yang tepat, tetapi yang paling mendasar adalah agar anak dapat mengerti tentang sesuatu, anak harus membangun dirinya dan menemukan dirinya”
Masih menurut Jean Piaget  
Knowledge ( pengetahuan ) adalah :
 
  •      Bagaimana sesuatu itu terjadi
  •      Aktif membangun bukan mengkopi
  •      Menjelaskan bagaimana sesuatu itu terjadi
  •      Faham proses
  •      Pemahaman yang di bangun oleh anak itu sendiri
 
Ketika anak bermain sesungguhnya dia sedang melakukan percobaan dan penelitiannya terhadap alat dan media yang sedang di mainkannya dan guru hanyalah sebagai  fasilistator dan motivator
Fasilitator yang dimaksud adalah guru menyediakan alat dan media belajar yang tepat sesuai dengan tahap perkembangan anak sedangkan motivator artinya guru dapat mendampingi anak bermain yang terencana dan dapat memberikan pijakan yang tepat untuk membangun dan meningkatkan pengetahuan anak.
Pertanyaannya adalah sudahkah bapak dan ibu menemukan sekolah yang menggunakan metoda belajar yang tepat ?

Bersambung....


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Pembaca yang pintar selalu memberikan komentar yang positif dan bermanfaat demi kemajuan.


Top